Palopo – Tragedi 31313 yang terjadi saat pemilukada Palopo tahun 2013 menjadi pelajaran tersendiri bagi semua pihak. Peristiwa tersebut tidak sepantasnya terulang. Karna itu semua pihak harus berbenah dan bekerja dengan baik, tegas dan berintegritas. Penekanan itu disampaikan oleh Pasi Intel Kodim 1403 SWG, Alex Makale saat pelaksanaan Rakor Panwaslu Palopo dengan sejumlah stakeholder di aula agrowisata hotel, senin(18/12/2017).

Alex menuturkan bahwa penetapan status zona merah pemilukada Palopo sesungguhnya bisa diubah dengan sikap dan komitmen semua pihak. “ penyelenggara dan pengawas harus benar-benar mampu bekerja dengan profesional sesuai peraturan perundang-undangan, kami di pihak keamanan sudah memperoleh infor terkait adanya indikasi tidak baik yang akan dilakukan oleh pihak atau oknum yang tidak bertanggung jawab, karena itu kami akan melakukan tindakan tegas “ ujarnya penuh semangat.

Menanggapi hal itu, ketua KPU Palopo Haidar DJidar, MH yang juga hadir sebagai narasumber pada acara tersebut menegaskan bahwa pihaknya selaku penyelenggaran telah berkomitmen untuk tidak berafiliasi dengan sejumlah bakal pasangan calon  Wali Kota, agar kami dapat memperlakukan secara adil. “ Kami ini senantiasa dihantui oleh DKPP dan ancaman pidana bila melanggar, selain itu kami juga dipantau oleh Kajari, Kodim, Kepolisian dan wartawan sehingga kami akan berupaya bekerja profesional sesuai aturan yang ada “ ujarnya meyakinkan.

Sementara itu perwakilan Bawaslu SulSel, Asbudi Dwi Putra mewanti-wanti kepada penyelenggara ( KPU ) untuk bekerja dengan penuh integritas karena menurutnya bahwa salah satu faktor masuknya Palopo dalam kategori zona merah diakibatkan oleh ulah penyelenggara pemilukada yang sebelumnya yang tidak memegang teguh sikap integritas (red-Faisal_ diskominfo )