Palopo- Meningkatnya kasus peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang tetap menjadi perhatian serius Polres Palopo. Hal itu diungkapkan oleh Wakapolres Palopo, Kompol Woro Susilo saat bertindak sebagai inspektur upacara Hari Kesadaran Nasional di lapangan Pancasila, jumat (17/3/2017) Wakapolres mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu 6 ( enam ) bulan terakhir , jajarannya telah mengamankan 250 orang pelaku yang terlibat peredaran narkoba. “ Modus peredaran narkoba makin beragam sehingga perlu disikapi oleh semua kalangan, karena itu sinergitas stakeholder perlu diperkuat , sebab  pihak kepolisian tidak akan dapat berbuat maksimal tanpa dukungan dari semua kalangan “ ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakapolres juga mengajak semua instansi pemerintah untuk bersama-sama menyukseskan program pemerintah pusat melalui tim Saber Pungli. Menurutnya, pemberantasan pungutan liar akan mempengaruhi kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa salah satu semangat yang ingin diwujudkan dari pembentukan tim Saber Pungli adalah untuk mengubah pola dan budaya pikir aparatur negara agar senantiasa memberi pelayanan sesuai peraturan perundangan dan ketentuan yang berlaku.  “  Jangan main-main dengan praktek pungli, karena kita tidak akan pandang bulu dengan siapa pun pelakunya. Sampai saat ini tim Saber Pungli Palopo telah menangani 3(tiga ) kasus pungli “ tandas Wakapolres yang juga merupakan ketua tim Saber Pungli Palopo.

Hadir dalam kesempatan itu, Asisten 1 Setda Palopo, Drs.H.Burhan Nurdin, sejumlah kepala SKPD, camat dan lurah se-Kota Palopo, para perwira Polres dan Kodim 1403 Sawerigading (hrst)