Palopo- Pemerintah Kota Palopo siap mendukung kesuksesan pelaksanaan Festival Keraton Nusantara ( FKN ) ke XIII yang akan dipusatkan di Kota Palopo pada tahun 2019. Penegasan itu disampaikan oleh Pjs.Wali Kota Palopo Andi Arwien Asiz, S.STP saat menghadiri rapat koordinasi pelaksanaan FKN di istana kedatuan Luwu, kamis(22/3/2018).  Wali Kota berharap agar pelaksanaan FKN dapat dipersiapkan secara matang dan dimanfaatkan semaksimal mungkin demi mewujudkan peningkatan perekonomian, khususnya pada sektor kepariwisataan. Wali Kota juga menyarankan agar panitia pelaksasna FKN segera menyusun proposal untuk selanjutnya diajukan kepada Gubernur Sulawesi Selatan. Hal senada diungkapkan oleh Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bahri Syam yang siap mesupport kelancaran acara bergengsi tersebut. Bahkan Pemkab Luwu Timur, siap merangkaikan event FKN dengan pelaksanaan festival danau Matano.

Menanggapi hal itu, Datu Luwu yang pada kesempatan itu diwakili oleh Maddika Bua, Andi Syaifuddin Kaddiraja mengapresiasi komitmen pemerintah se-Tana Luwu yang akan mendukung kegiatan tersebut seraya berharap agar ditetapkannya kedatuan Luwu menjadi tuan rumah sekaligus pelaksana FKN dapat berdampak positif pada citra dan eksistensi kedatuan Luwu sehingga pada saatnya nanti kedatuan Luwu tidak dipandang sebelah mata.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Brigjend Muslimin Akib SE. MM) melaporkan bahwa pelaksanaan FKN akan dihelat pada tanggal 9 bulan 9 tahun 2019. Rencana kegiatan itu akan dihadiri sekitar 5.163 orang dengan rincian yakni 50 raja/sultan/datu dan permaisurinya, 21 bupati/ wali kota dan pejabat terkait sebanyak 63 orang dan peserta kirab 5.000 orang. Dengan pelibatan massa yang tidak sedikit, FKN di Kota Palopo diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp.1.711.500.000,- . “ Karena itu, kami sangat membutuhkan partisipasi dari pemerintah se-Tana Luwu mengingat ini adalah ajang yang sangat menarik dalam berbagai aspek pariwisata “ ujarnya seraya memaparkan bahwa tema yang diusung pada event tersebut yakni “ Pelestarian nilai budaya melalui sinergitas pemerintahan dan keraton guna meningkatkan kualitas industri pariwisata dan kearipan lokal ".

Muslimin melanjutkan bahwa beberapa tujuan dilaksanakannya FKN yaitu sebagai ajang silatutarhmi para raja sultan se-nusantara, sebagai upaya. pelestarian adat tradisi budaya lokal guna menunjang kepariwisataan nasional, mempererat hubungan kebangsaan dengan berbagai suku bangsa di Indonesia dan menjunjung tinggi kebhinekaan dari berbagai keberagaman budaya nusantara dalam mewujudkan persatuan Indonesia. Turut hadir dalam rapat jkoordinasi tersebut ketua DPRD Palopo, Harisal Latief, Kadis Pariwisata Palopo Andi Enceng, SE dan Kadis Kebudayaan Andi Nagauleng, beserta sejumlah perangkat kedatuan Luwu ( Nunu Purwanti / Nurul_Diskominfo Palopo )