Palopo- Dalam rangka meningkatkan koordinasi dan monitoring penyaluran dana desa, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN ) mengumpulkan para camat dan kepala desa se-Tana Luwu di Saodenrae Convention Centre (SCC) Palopo, rabu (4/5/2017) untuk memberi pemahaman komprehensif terhadap perangkat desa dan sejumlah stakholder terkait upaya untuk memaksimalkan efektifitas penyerapan anggaran pusat dan daerah.

Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa program kerja tersebut adalah upaya untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi penyaluran dana transfer ke daerah khususnya Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan Dana Desa, yang mulai  tahun 2017 penyaluran dana tersebut dialihkan penyalurannya melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) di daerah.  “ sehingga dengan demikian akan semakin  mendekatkan pelayanan kementerian keuangan terhadap pemerintah deerah melalui  181sekaligus untuk meningkatkan efisiensi koordinasi dan konsultasi antara pemerintah daerah dengan kementerian keuangan “ ungkapnya. Sementara itu kepala KPPN Palopo, Rabinra Aldi mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut mengundang sebanyak 54 kecamatan dan 90 desa se-Tana Luwu dalam rangka membahas tentang penyaluran dana transfer ke daerah. Beliau juga menyampaikan bahwa bukti dukungan pemerintah atas penyaluran dana DAK Fisik dan Dana Desa adalah dengan telah diterbitkannya peraturan menteri keuangan nomor 50/PMK.07/2017 tentang pengelolaan transfer ke daerah dan dana desa.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Palopo yang diwakili oleh Ka.DPKAD Drs. H. Hamzah Jalante, M.Si yang mengatakan bahwa anggaran negara yang ditransfer ke daerah jika tidak ditangani dengan baik maka semua akan berjalan tidak sesuai koridornya, oleh sebab itu menurutnya program kerja tersebut dinilai penting dan wajib dipahami oleh semua pihak yang terkait. “ Karena masih ada beberapa anggaran yang belum direalisasi maka itu akan menjadi satu masalah terhadap pembangunan daerah dan tentunya akan menghambat kerja pemerintah dan ini harus kami informasikan kepada pihak kanwil agar sekiranya anggaran yang belum realisasi ditahun 2016 bisa direalisasikan ditahun 2017 “ tutrnya. Turut hadir pada kesempatan itu Kapolres se-Tana Luwu, Kajari se-Tana Luwu, Kepala DPKAD se-Tana Luwu, Kepala BPMD se-Tana Luwu, Inspektorat se-Tana Luwu (Faisal Ibrahim-Diskominfo)