Palopo- Untuk mengoptimalkan program “ siapa mau kerja apa “ yang digagas oleh Wali Kota Palopo, H.m.Judas Amir, MH kembali ditindak lanjuti dengan rencana pembentukan unit usaha koperasi pada tingkat kelurahan dan kecamatan se-Kota Palopo. Hal itu terungkap saat rapat koordinasi Dinas Koperasi dengan camat dan lurah se-Kota Palopo, kamis (9/11/2017). Sekedar diketahui bahwa di Kota Palopo terdapat 48 kelurahan dan 9 kecamatan, sehingga jika terwujud dengan baik, maka setidaknya terdapat 57 koperasi yang akan terbentuk.

Wali Kota Palopo, H.M.Judas Amir, MH yang pada kesempatan itu didampingi oleh Kadis Koperasi , Drs.Karno berharap agar dengan rencana pembentukan koperasi di masing-masing kelurahan dan kecamatan akan memberi peluang kerja dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat. “ Pengelolah koperasi adalah diusulkan dari perangkat RT/RW atau tokoh masyarakat setempat dan dikelolah secara baik agar dapat memberi manfaat lebih bagi masyarakat “ tuturnya seraya menyatakan bahwa biaya pengurusan berkas akta notaris dan badan hukumnya akan digratiskan pemerintah.

Wali Kota menyampaikan bahwa jika program pembentukan koperasi itu berjalan dengan baik, maka setdaknya terdapat 1.140 warga yang memperoleh peluang usaha, karena masing-masing koperasi beranggotakan 20 orang. “ saya berharap dengan ide ini, para lurah dan camat dapat membuat sejarah yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat “ tegasnya. Turut hadir dalam kesempatan itu, ketua Dekopinda Palopo H.Zirmayanto yang menyampaikan bahwa pembentukan koperasi di kelurahan dan kecamatan adalah salah satu komitmen pemerintah kota dalam memberi usaha nyata bagi segenap warga. ( rizaldy_diskominfo)