Palopo- Ribuan umat muslim memadati pelataran Masjid Agung Luwu Palopo, selasa ( 23/1/2018) untuk menyimak tausyiah da`i kondang asal Palembang, Ahmad Al Habsyi dalam tablig akbar yang diselenggarakan oleh Pemkot Palopo. Dalam ceramahnya yang juga disimak oleh Wali Kota beserta jajaran Forkopimda, Al Habsyi mengingatkan jamaah untuk senantiasa mengenang serta meneladani semangat perjuangan para pejuang yang telah meninggalkan sejumlah kesan dan hasil yang telah dirasakan oleh masyarakat saat ini. “ Para pejuang kita memang sudah telah tiada bahkan bertahun-tahun, namun semangat juangnya masih terasa, itu karena mereka meninggalkan kesan yang baik bagi kemaslahatan umat “ ucapnya seraya mengajak umat muslim untuk tidak mati tanpa meninggalkan jasa baik untuk dikenang suatu saat nanti.

Selain itu, dalam tausyiahnya ia juga mengaku prihatin dengan maraknya kasus LGBT yang kini cukup meresahkan masyarakat. Ia mengajak umat muslim untuk mewaspadai penyebaran perilaku LGBT di kota Palopo. “ Jangan biarkan daerah yang kita cintai ini tercemar kasus LGBT, karena itu sangat membahayakan “ tandasnya sambil mengaitkan bahwa kejadian bencana alam seperti gempa bumi tak luput dari pengaruh sikap serta perilaku manusia yang tidak disenangi Allah SWT, seperti LGBT.

Kedatangan uzt. Ahmad Al Habsyi di Palopo mendapat sambutan meriah dari pemerintah dan masyarakat Palopo, bahkan sejak kedatangannya di bandar udara La Galigo-Bua ia disambut bak artis termasuk ketika berada di hotel tempatnya menginap, tak sedikit  masyarakat datang untuk bertemu sekaligus foto bersama dengan da`i kondang tersebut (red_Rizaldi_ Diskominfo)