Palopo- Sebanyak 14.000 relawan anti narkoba, anti radikalisme dan anti terorisme se-Kota Palopo secara resmi dikukuhkan oleh Wali Kota Palopo, H.M.Judas Amir, MH, pada hari sabtu (10/2/2018) di Stadion La Galigo-Palopo. Pembentukan relawan tersebut adalah merupakan tindak lanjut SK.Wali Kota  Palopo 315 / tahun 2017 tentang Satgas Kontra TRN Kota Palopo. Acara pengukuhan ditandai dengan pembacaan fakta integritas oleh perwakilan relawan dari masing-masing kecamatan dan diikuti oleh ribuan relawan yang datang dari 48 kelurahan.  Pengukuhan secara resmi dilakukan oleh Wali Kota Palopo H.M.Judas Amir, MH yang pada kesempatan itu turut disaksikan oleh Ka.BNNSulawesi Selatan Brigjend.Pol. Drs. Andi Taqdir Tiro, Perwakilan  Badan Penanggulangan Terorisme, Ka.BNN Palopo, Maximilian Sahese, Ketua DPRD Palopo Harisal Latief, Kapolres Palopo, Dandim 1403 Sawerigading, sejumlah perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat, anggota DPRD Sulawesi Selatan dan anggota DPD RI, H.Asiz Qahar Muzakkar.

Dalam sambutannya, Wali Kota mengatakan bahwa pembentukan relawan tersebut adalah merupakan sejarah besar bagi kota Palopo, karena telah berhasil mewujudkan pembentukan satgas yang dapat membantun Palopo terbebas dari bahaya peredaran narkoba, maupun ancaman terorisme dan radikalisme. ” Kita harus bergerak cepat menyelematkan generasi kita dari bahaya narkoba, jangan sampai keluarga kita meregang nyawa akibat narkoba, kita semua harus ambil bagian dalam menanggulangi bahaya narkoba dan ancaman teror serta gerakan radikalisme, minimal  kita membentengi keluarga kita “ ucapnya seraya mengingatkan kepada ribuan relawan agar memegang teguh janji dan nawaitu baik tersebut.

Menanggapi pembentukan relawan tersebut, perwakilan Badan Penanggulangan Terorisme Sulawesi  Selatan mengapresiasi gagasan dan ide Wali Kota Palopo “ Ini salah satu langkah responsip yang sangat solutif demi menjaga keamanan Kota Palopo “ tuturnya. Hal senada disampaikan oleh Kepala BNN Sulawesi Selatan yang menilai bahwa gerakan relawan anti narkoba yang di motori  oleh pemerintah Kota  Palopo sangat luar biasa. “ Ini pertama kali terjadi di Indonesia dan terbanyak relawannya, hal ini patut dicontohi oleh  daerah lainnya “ urainya dengan nada pujian. (Rizaldi_Diskominfo )