Arti Lambang Kota Palopo ( Perda No. 10. Tahun 2003) Makna
Gambar 1. Bintang Lima,
melambangkan Ketuhana Yang Maha Esa 2. Payung Berwarna Merah,
adalah Pajung Pero'E atau Pajung MaejaE sebagai salah satu atribut lambing
kekusaan politik Pajung Luwu atau Raja Luwu, yang melambangkan kekusaan Politik Pajung Luwu atau Raja Luwu. 3. Bessi PakkaE atau
Sulengkah Kati, merupakan lambang kekusaan politik Pajung Luwu atau Raja Luwu,
yang melambangkan kesejajaran atau kesetaraan hak dari seluruh lapisan
masyarakat Kota Palopo. Bessi PakkaE ini juga adalah inspirator Pajung / Raja
dalam menjalankan pemerintahannya secara adil, jujur, benar dan teguh dalam
pendirian (“adele', lempu', tongeng dan getting”) 4. Masjid Jami', adalah
simbol perubahan (transformasi), rekonsiliasi sosial dan sekaligus lembang
inofasi atau pembaruan konstitusi dan organisasi pemerintahan kerajaan luwu. 5. Sayap burung langkah
kuajang yang terbentang, adalah symbol semangat dan kesiapan seluruh komponen
masyarakat dan pemerintah untuk membangun kota Palopo. 6. Padi dan kapas, adalah
symbol kesejahteraan. 7. Roda adalah symbol
pembagunan kota Palopo yang dinamis. 8. Tulisan huruf lontara
“ware” , adalah symbol pusat pemerintahan kerajaan luwu. Makna
Sandi * Pajung
maejae * 21 rumbai pada 1
(satu) payung menggambarkan tanggal dan bulan jadi tanah luwu (21 januari ). * Pernik diatas payung terdiri dari, bagian atas 1 (satu)
buah , tengah 2 (dua) buah, bawah 6( enam) buah, dan 8 (delapan) buah payung
menggambarkan tahun kelahiran tanha luwu (1268). Bessi
PakkaE * 3 (tiga) buah garis hitam pada bessi pakkaE
melambangkan wilayah 3 (tiga) kerajaan “palili” (anak telluE): baebunta, bua,
dan ponrang. * 12 ( dua belas) ruas pada tiang /
kayu bessi pakkaE adalah gambaran 12 (dua belas) anak suku tanah luwu. Sayap
burung * Jumlah
bulu pada sayap terdiri atas 21 (dua puluh satu) helai yang melambangkan
tanggal jadi kota Palopo (
tanggal 21). * 2 (dua) buah sayap, kiri dan kanan adalah
gambaran tahun jadi kota Palopo ( tahun 2002). * Jumlah jendela pada mesjid jami' sebanyak 6
(enam) buah melambangkan bulan jadi kota Palopo (bulan juni). * Padi dan Kapas
masing-masing berjumlah 11 (sebelas) melambangkan undang-undang nomor 11 tahun
2002 tentang pembentukan kabupaten Mamasa dan kota Palopo di propinsi Sulawesi
Selatan. * Roda dengan 7
(tujuh) gerigi melambangkan 7 (tujuh) strategi utama yang menjadi arah
kebijakan pembangunan kota Palopo, yakni menjadikan kota Palopo sebagai kota
Tujuh Dimensi ( Kota Religi, pendidikan, olahraga, adat / budaya, dagang,
industri dan pariwisata). * Perisai berisi 5 ( lima ), dimaksudkan
sebagai suatu Negara kesatuan yang berasaskan pancasila. Makna
Warna * Hijau : Warna asli luwu yang menggambarkan kesuburan
sekaligus dapat mencerminkan keindahan, kenyamanan dan kedamaian kota Palopo (
idaman). * Kuning : Warna yang mencerminkan kemuliaan, keagungan
dan keberhasilan. *
Merah : Warna
tertinggi di luwu yang dapat menggambarkan ketegasan dan kerelaan berkorban. *
Putih : Warna
kesucian, keikhlasan dan perdamaian. * Hitam : Warna yang mencerminkan kekuatan
|




